Jl. Pramuka Komp. Semanda Rt. 20 No. 28, Kec. Banjarmasin Timur
PPDB 2026 Telah Dibuka!

Persiapan Maksimal, Guru dan Murid MAN 2 Kota Banjarmasin Ikuti Simulasi Serentak OBA-9 Tahun 2026

31 August 2026 Humas MAN 2
Persiapan Maksimal, Guru dan Murid MAN 2 Kota Banjarmasin Ikuti Simulasi Serentak OBA-9 Tahun 2026
Banjarmasin (MAN 2 Kota Banjarmasin) - Persiapan menghadapi Olimpiade Bahasa Arab (OBA) ke-9 Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026 terus dimatangkan oleh delegasi Kota Banjarmasin dari Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Banjarmasin. Tiga murid, yakni ‘Ala, Abdul Wahid, dan M. Royyan Firdaus, bersama guru pembimbing Rahmad, S.Pd.I, mengikuti Simulasi Serentak OBA-9 secara daring di Laboratorium Komputer MAN 2 Kota Banjarmasin, Kamis (27/08/2026).

Simulasi tersebut menjadi bagian penting dari persiapan sebelum pelaksanaan Seleksi OBA-9 Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (29/08/2026) di SMAN 1 Martapura. Selain menguji kesiapan peserta, simulasi juga dimanfaatkan untuk memastikan seluruh perangkat dan jaringan yang akan digunakan dapat berfungsi dengan baik.

Sejak sebelum simulasi dimulai, tim MAN 2 Kota Banjarmasin melakukan pengecekan perangkat komputer, koneksi internet, serta kesiapan peserta. Hal ini dilakukan mengingat pelaksanaan OBA menggunakan sistem ujian berbasis daring yang membutuhkan dukungan perangkat dan jaringan yang stabil.

Guru Pembimbing OBA MAN 2 Kota Banjarmasin, Rahmad, S.Pd.I, mengatakan simulasi berjalan dengan lancar. Menurutnya, kegiatan ini penting agar peserta tidak hanya siap dari sisi penguasaan materi, tetapi juga memahami teknis pelaksanaan ujian secara daring.

“Alhamdulillah, simulasi hari ini berjalan lancar. Kami sengaja memastikan perangkat dan jaringan benar-benar siap karena pada seleksi nanti peserta akan menghadapi sistem ujian online. Jadi, mereka perlu terbiasa terlebih dahulu dengan teknisnya,” ujarnya.

Rahmad menambahkan, simulasi juga menjadi kesempatan bagi ketiga murid untuk membangun kesiapan mental sebelum menghadapi kompetisi tingkat provinsi.

“Simulasi ini bukan sekadar mencoba aplikasi. Anak-anak juga belajar mengatur waktu, menjaga konsentrasi, dan tetap tenang ketika mengerjakan soal. Mudah-mudahan pengalaman hari ini membuat mereka lebih percaya diri saat seleksi nanti,” katanya.

Sebagai guru pembimbing sekaligus peserta kategori guru, Rahmad memberikan dukungan penuh kepada ‘Ala, Abdul Wahid, dan M. Royyan Firdaus yang dipercaya mewakili Kota Banjarmasin pada kategori murid. Ia berharap ketiganya dapat memberikan hasil terbaik dan melanjutkan perjuangan hingga tingkat nasional.

“Harapan saya tentu mereka bisa memberikan yang terbaik untuk Kota Banjarmasin dan MAN 2 Kota Banjarmasin. Kalau diberi kesempatan, mudah-mudahan bisa meraih prestasi dan melaju ke tingkat nasional,” harapnya.

Ia juga mengingatkan ketiga peserta agar tidak berhenti belajar setelah mengikuti simulasi. Menurutnya, persiapan menghadapi olimpiade dapat dilakukan kapan saja dan melalui berbagai sumber belajar yang tersedia.

“Jangan hanya belajar ketika ada latihan di madrasah. Di rumah juga bisa terus menggali kemampuan. Media sosial dan berbagai sumber digital bisa dimanfaatkan untuk mencari informasi dan bahan belajar Bahasa Arab. Yang penting, gunakan teknologi untuk hal-hal yang mendukung persiapan,” pesannya.

Olimpiade Bahasa Arab (OBA) merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan oleh Forum Musyawarah Guru Mata Pelajaran (F-MGMP) Bahasa Arab se-Indonesia. Ajang ini menjadi salah satu wadah untuk memotivasi sekaligus memfasilitasi potensi dan bakat pelajar serta guru Bahasa Arab agar dapat berkembang secara terarah dan berkelanjutan.

OBA-9 tahun 2026 mengusung tema “Nartaqi wa Nasmu Nahwa Indunisia Az-Zahabiyyah bi Lughatil Qur’an”. Tema tersebut diharapkan dapat memperkuat ukhuwah Islamiyyah dan wathaniyah, membangun kepercayaan diri dalam berbahasa Arab, sekaligus meningkatkan kemampuan Bahasa Arab bagi peserta didik dan pendidik.

Pelaksanaan OBA-9 dilakukan secara bertahap, mulai dari tingkat Kabupaten/Kota, Provinsi, hingga Nasional. Pada Seleksi Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan, berdasarkan surat pemanggilan peserta, tercatat 139 murid dan 32 guru pembimbing yang berasal dari berbagai lembaga pendidikan, mulai SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/SMK/MA, baik boarding school maupun non-boarding school.

Sebelum simulasi dilaksanakan, panitia melalui grup WhatsApp peserta juga telah menyampaikan berbagai informasi teknis, antara lain tata tertib dan ketentuan pelaksanaan OBA-9, persiapan simulasi tingkat provinsi, serta teknis penggunaan aplikasi e-ujian.

Simulasi serentak dilaksanakan dalam empat pilihan sesi, yakni Sesi I pukul 08.00–10.00 WIB, Sesi II pukul 13.00–15.00 WIB, Sesi III pukul 16.00–18.00 WIB, dan Sesi IV pukul 20.00–22.00 WIB. Peserta dapat mengikuti simulasi sesuai sesi yang telah ditentukan panitia.

Bagi delegasi MAN 2 Kota Banjarmasin, simulasi ini menjadi tahap akhir untuk memastikan kesiapan sebelum memasuki arena kompetisi sesungguhnya. Dengan persiapan teknis, penguatan materi, serta dukungan guru dan madrasah, ‘Ala, Abdul Wahid, M. Royyan Firdaus, dan Rahmad diharapkan mampu tampil optimal dan membawa nama baik Kota Banjarmasin serta MAN 2 Kota Banjarmasin pada OBA-9 Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.

Penulis : Taufik
Foto : Taufik
Redaktur/Editor : Riduan

Komentar (0)

Tinggalkan Jejak Anda
Belum ada komentar Jadilah yang pertama memberikan tanggapan pada berita ini!