Jl. Pramuka Komp. Semanda Rt. 20 No. 28, Kec. Banjarmasin Timur
PPDB 2026 Telah Dibuka!

Sosialisasi PMU, Murid Kelas XII MAN 2 Kota Banjarmasin Dibekali Strategi Menentukan Masa Depan

24 August 2026 Humas MAN 2
Sosialisasi PMU, Murid Kelas XII MAN 2 Kota Banjarmasin Dibekali Strategi Menentukan Masa Depan
Banjarmasin (MAN 2 Kota Banjarmasin) - Menentukan pilihan pendidikan setelah lulus madrasah bukan sekadar memilih perguruan tinggi atau program studi. Dibutuhkan pemahaman terhadap potensi diri, keberanian menentukan tujuan, serta perencanaan yang matang. Hal tersebut menjadi salah satu pesan utama dalam kegiatan Sosialisasi Bimbingan Belajar Prima Mandiri Utama (PMU) bagi murid kelas XII MAN 2 Kota Banjarmasin yang digelar di Aula Madrasah, Jumat (21/08/2026).

Kegiatan tersebut bertujuan memberikan wawasan sekaligus motivasi kepada peserta didik agar mampu menentukan pilihan pendidikan tinggi sesuai dengan minat, bakat, potensi, dan cita-cita yang ingin dicapai. Para murid juga dibekali informasi mengenai strategi menghadapi proses seleksi perguruan tinggi serta pentingnya mempersiapkan diri sejak kelas XII.

Dalam pemaparannya, narasumber PMU, M. Sholeh, D.D.A, mengajak para murid mengenali posisi dan karakter diri mereka dalam menentukan masa depan. Ia menyebut setidaknya ada tiga tipe murid kelas XII dalam menghadapi masa depan. Pertama, mereka yang mengalami FOMO (Fear of Missing Out), yakni cenderung mengikuti pilihan teman atau tren tanpa memiliki pertimbangan dan perencanaan yang matang. Kedua, murid yang masih bingung dan belum menentukan arah. Ketiga, murid yang memiliki prinsip dan tujuan yang kuat karena telah memahami potensi dirinya dan berani menentukan pilihan sejak dini.

Menurutnya, perbedaan tersebut menunjukkan bahwa masa depan tidak seharusnya ditentukan secara spontan atau sekadar mengikuti orang lain.

“Yang paling penting adalah kalian tahu mau ke mana. Jangan sampai memilih hanya karena teman memilih di sana atau karena sedang ramai. Kenali diri sendiri, tentukan tujuan, kemudian siapkan langkah untuk mencapainya,” ungkap M. Sholeh dalam suasana dialog yang berlangsung interaktif.

Untuk memperkuat pesan tersebut, M. Sholeh juga membagikan kisah tiga tokoh muda, yakni Helena Wimey, Zailanty Anggit, dan Michael Debou. Ketiganya diceritakan setahun sebelumnya masih duduk di kelas XII, tetapi karena memiliki prinsip, tujuan, dan perencanaan yang jelas, kini telah melanjutkan pendidikan tinggi sesuai dengan impian masing-masing.

Kisah tersebut menjadi refleksi bagi para peserta bahwa keberhasilan tidak datang secara tiba-tiba. Keberanian menentukan arah, konsistensi dalam belajar, serta kemauan untuk terus berusaha menjadi bagian penting dalam perjalanan mencapai cita-cita.

Lebih lanjut, narasumber memaparkan sejumlah langkah strategis yang perlu dipahami murid kelas XII. Salah satunya adalah mengenali peluang dan tantangan dalam berbagai jalur seleksi masuk perguruan tinggi, mulai dari SNBP, SNBT, hingga Seleksi Mandiri. Para peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai proyeksi kuota masing-masing jalur serta ketentuan yang perlu diperhatikan, khususnya dalam mengikuti jalur SNBP.

Langkah berikutnya adalah menentukan tujuan secara lebih spesifik, mulai dari program studi yang diminati, perguruan tinggi tujuan, hingga target belajar yang harus dicapai. Dengan tujuan yang jelas, persiapan dapat dilakukan secara lebih terarah dan terukur.

M. Sholeh juga menekankan pentingnya memiliki pendamping yang tepat dalam proses persiapan. Pendampingan dapat berupa akses terhadap materi dan soal yang terbarukan, bimbingan mentor berpengalaman, maupun lingkungan belajar yang mampu menjaga motivasi dan konsistensi murid.

Kegiatan semakin hidup ketika memasuki sesi tanya jawab. Para murid aktif menyampaikan berbagai pertanyaan seputar peluang masuk perguruan tinggi, pilihan program studi, prospek karier, hingga peluang mendapatkan beasiswa. Antusiasme tersebut menunjukkan bahwa para peserta mulai melihat pentingnya mempersiapkan masa depan sejak dini.

Wakil Kepala Bidang Humas, Taufikurrakhman, S.Pd.I, menyambut baik pelaksanaan sosialisasi tersebut. Menurutnya, kegiatan semacam ini menjadi pelengkap pembelajaran di madrasah karena membantu peserta didik memperoleh perspektif yang lebih luas dalam menentukan langkah setelah lulus.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Anak-anak kelas XII memang perlu mendapatkan gambaran yang lebih jelas tentang pilihan setelah lulus. Harapannya, mereka tidak sekadar ikut pilihan teman atau merasa bingung, tetapi mulai mengenali potensi diri dan berani menentukan tujuan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pilihan pendidikan tinggi perlu dipersiapkan dengan serius karena akan menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan masa depan peserta didik.

“Jangan takut punya cita-cita besar. Yang penting, cita-cita itu diikuti dengan perencanaan, kerja keras, doa, dan kemauan untuk terus belajar. Insyaallah, dengan persiapan yang baik, anak-anak MAN 2 Banjarmasin bisa melanjutkan pendidikan ke tempat terbaik sesuai kemampuan dan impiannya,” tambahnya.

Penulis : Taufik
Foto : Taufik
Redaktur/Editor : Riduan

Komentar (0)

Tinggalkan Jejak Anda
Belum ada komentar Jadilah yang pertama memberikan tanggapan pada berita ini!