Jl. Pramuka Komp. Semanda Rt. 20 No. 28, Kec. Banjarmasin Timur
PPDB 2026 Telah Dibuka!

MAN 2 Kota Banjarmasin Sambut Duapuluh Lima Mahasiswa Asistensi Mengajar FKIP ULM

12 August 2026 Humas MAN 2
MAN 2 Kota Banjarmasin Sambut Duapuluh Lima Mahasiswa Asistensi Mengajar FKIP ULM
Banjarmasin (MAN 2 Kota Banjarmasin) - Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Banjarmasin kembali dipercaya menjadi mitra pelaksanaan Program Asistensi Mengajar (AM) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lambung Mangkurat (ULM). Sebanyak 25 mahasiswa Program Asistensi Mengajar Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027 resmi diterima untuk melaksanakan praktik dan pengalaman pembelajaran di lingkungan MAN 2 Kota Banjarmasin.

Kegiatan penerimaan berlangsung di Ruang Laboratorium Komputer, Selasa (11/8/2026). Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala MAN 2 Kota Banjarmasin, Wakil Kepala Madrasah Bidang Akademik, Dosen Koordinator Program Asistensi Mengajar FKIP ULM, para guru pamong, serta seluruh mahasiswa peserta program.

Program Asistensi Mengajar menjadi ruang pembelajaran bersama antara perguruan tinggi dan madrasah. Selain memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa dalam mengenal dunia pendidikan, program ini juga membuka peluang terjadinya pertukaran gagasan, inovasi, dan penguatan praktik pembelajaran antara mahasiswa calon pendidik dengan guru di madrasah.

Koordinator Program Asistensi Mengajar FKIP ULM, Lita Luthfiyanti, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terus terbangun antara FKIP ULM dan MAN 2 Kota Banjarmasin. Menurutnya, keberadaan mahasiswa di madrasah hendaknya tidak sekadar dimaknai sebagai pemenuhan kewajiban akademik, tetapi menjadi kesempatan untuk belajar dan memberikan kontribusi.

"Selama berada di MAN 2, saya berharap adik-adik mahasiswa benar-benar memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar. Kenali budaya madrasah, dengarkan arahan guru pamong, dan jangan ragu untuk menyampaikan ide-ide kreatif yang bisa memberikan manfaat. Jadilah pendidik yang kreatif, adaptif, berintegritas, dan tetap menjaga etika serta sopan santun," pesannya.

Lita juga mengingatkan mahasiswa untuk menjaga nama baik almamater dan menunjukkan sikap profesional selama menjalankan program.

"Bapak dan Ibu guru di sini nantinya bukan hanya menjadi pembimbing, tetapi juga bisa menjadi tempat kalian belajar banyak hal yang mungkin tidak semuanya didapatkan di bangku kuliah. Jadi, belajarlah sebanyak-banyaknya dan bawa pulang pengalaman yang bisa menjadi bekal ketika nanti benar-benar terjun menjadi guru," tambahnya.

Sementara itu, Kepala MAN 2 Banjarmasin, Dr. H. Abdul Hadi, M.PKim., menyambut baik kehadiran 25 mahasiswa tersebut. Ia menegaskan bahwa program Asistensi Mengajar harus menjadi kesempatan bagi kedua belah pihak untuk belajar, berbagi pengalaman, dan membangun kolaborasi yang memberikan manfaat bagi madrasah maupun mahasiswa.

"Kami menyambut dengan senang hati kehadiran mahasiswa FKIP ULM di MAN 2. Anggap program ini sebagai kesempatan untuk belajar bersama. Silakan berdiskusi, bertukar gagasan, dan berkolaborasi dengan guru-guru di sini. Jangan hanya fokus pada kegiatan mengajar di kelas, tetapi ikut merasakan kehidupan madrasah secara utuh," ujar Abdul Hadi.

Kepala Madrasah juga mendorong para mahasiswa untuk terlibat dalam berbagai kegiatan yang ada di lingkungan madrasah, seperti pendampingan riset, kegiatan piket atau pengawasan harian, salat berjamaah, serta kegiatan akademik dan nonakademik lainnya.

"Saya berharap para mahasiswa bisa terlibat dalam berbagai kegiatan di madrasah. Dari situ kalian akan melihat bahwa menjadi guru bukan hanya soal menyampaikan materi pelajaran. Ada banyak hal yang harus dilakukan, termasuk membangun karakter, mendampingi murid, menjaga kedisiplinan, dan memberikan keteladanan," jelasnya.

Ia juga berpesan agar mahasiswa senantiasa menjaga etika profesi selama menjalankan tugas. Menurutnya, seorang calon guru harus mampu memadukan kompetensi keilmuan dengan keteladanan dalam sikap dan perilaku.

"Guru itu bukan hanya mentransfer ilmu. Anak-anak juga melihat bagaimana gurunya bersikap. Karena itu, jaga etika, kedisiplinan, dan profesionalisme. Saya juga berharap para guru pamong memberikan bimbingan sebaik-baiknya, termasuk memberikan masukan jika ada hal yang perlu diperbaiki. Dari proses itulah mahasiswa akan berkembang," tambah Abdul Hadi.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Kepala Madrasah Bidang Akademik, Hj. Ismariati Munziah, S.Ag., M.A., memberikan pembekalan mengenai profil MAN 2 Kota Banjarmasin, implementasi kurikulum, budaya kerja, serta tata kelola pembelajaran yang diterapkan di madrasah.

Ia menjelaskan bahwa Program Asistensi Mengajar akan berlangsung selama satu semester, mulai Agustus hingga Desember 2026. Selama program berlangsung, mahasiswa akan mendapatkan pendampingan dari guru pamong dalam berbagai tahapan, mulai dari observasi, penyusunan perangkat pembelajaran, praktik mengajar, hingga keterlibatan dalam kegiatan akademik dan pengembangan madrasah.

"Di awal ini, yang paling penting adalah beradaptasi dulu. Kenali lingkungan madrasah, pahami kurikulum yang digunakan, dan bangun komunikasi yang baik dengan guru pamong. Jangan sungkan bertanya atau berdiskusi. Semakin aktif berkolaborasi, semakin banyak pengalaman yang akan kalian dapatkan," tutur Ismariati.

Mewakili mahasiswa peserta Program Asistensi Mengajar, M. Nazar Al Azhari menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas sambutan yang diberikan keluarga besar MAN 2 Kota Banjarmasin.

"Kami berterima kasih karena sudah diterima dengan baik di MAN 2. Kami datang bukan hanya untuk menjalankan tugas dari kampus, tetapi juga ingin belajar sebanyak mungkin dari para guru dan lingkungan madrasah. Semoga selama di sini kami bisa mendapatkan pengalaman yang berharga dan, di sisi lain, juga bisa memberikan kontribusi yang positif," ungkapnya.

Para mahasiswa peserta Program Asistensi Mengajar berasal dari sejumlah program studi di FKIP ULM, yakni Pendidikan Sejarah, Pendidikan Ekonomi, Pendidikan Bahasa Indonesia, Pendidikan Bahasa Inggris, dan Bimbingan dan Konseling (BK).

Selama satu semester, para mahasiswa akan terlibat dalam berbagai aktivitas pembelajaran dan pendampingan akademik serta kegiatan lain di lingkungan madrasah. Kehadiran mereka diharapkan tidak hanya memberikan pengalaman autentik mengenai dunia pendidikan, tetapi juga menghadirkan energi baru berupa kreativitas, gagasan, dan inovasi yang dapat mendukung proses pembelajaran di MAN 2 Kota Banjarmasin.

Penulis : Taufik
Foto : Rasid
Redaktur/Editor : Riduan

Komentar (0)

Tinggalkan Jejak Anda
Belum ada komentar Jadilah yang pertama memberikan tanggapan pada berita ini!