Gelar Sosialisasi, Ombudsman Kalsel Harap Partisipasi Siswa


Banjarmasin (MAN 2 Model) – Ombudsman RI berharap partisipasi aktif dari peserta didik untuk berkonsultasi dan menyampaikan pengaduan terkait permasalahan pelayanan publik yang ada di masyarakat.

Demikian disampaikan Asisten Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Kalsel Zayanti Mandasari dan Benny Sanjaya, saat menyampaikan Sosialisasi dalam rangka “Ombudsman Goes to School” di Aula PSBB MAN 2 Model Banjarmasin, Selasa (28/08/18).

Dipaparannya, Zayanti Mandasari mengungkapkan kegiatan sosialisasi tersebut merupakan media edukasi terhadap tugas, fungsi dan kewenangan Ombudsman RI untuk memberikan informasi kepada siswa-siswi sejak dini tentang perlunya pengenalan dan pemahaman mengenai pelayanan publik, maladministrasi, dan Ombudsman sebagai lembaga negara pengawas pelayanan publik.

“Sehingga diharapkan siswa lebih peduli dan turut mengawasi penyelenggaraan pelayanan publik yang ada di daerahnya,” sambungnya.

Sementara Benny Sanjaya menghimbau kepada 30 orang siswa yang berhadir jika menemukan permasalahan pelayanan publik agar disampaikan kepada Ombudsman Kalsel. “Kami terus mendorong agar partisipasi masyarakat khususnya para pelajar semakin bertambah dalam peningkatan kualitas pelayanan publik,” ujarnya.

“Contohnya urusan surat menyurat, pungutan liar, penyalahgunaan wewenang bisa menjadi ruang untuk korupsi di sekolah,” kata dia.

Benny mengatakan untuk itu Ombudsman membutuhkan pihak sekolah untuk memerangi maladminstrasi yang selama ini terjadi. “Bila tindakan ini ditemukan silakan melaporkan ke kita,” pesannya mengakhiri.

Sebelumnya, Kepala MAN 2 Model Riduansyah, M.Pd menyambut baik kehadiran Ombudsman RI yang sudah memberikan arahan tentang tata cara dalam memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat.

Dia berharap paparan yang diberikan Ombudsman dapat mengubah pelayanan agar lebih baik. “Secara kelembagaan, ke depan akan kita jalin komunikasi yang baik dengan Ombudsman sehingga apa yang kita harapkan tentang pelayanan publik terwujud dengan baik,” kata Kamad.

Salah seorang peserta Heni Handayani berharap sosialisasi tersebut dapat menumbuhkan kesadaran siswa akan bahaya praktik maladministrasi dan korupsi. Forum ini sekaligus menjadi wadah bagi kalangan pelajar untuk mengenal lebih dini hal-hal yang berkenaan dengan maladministrasi dan korupsi. Termasuk sanksi yang akan diterima.

“Kami sangat mendukung Sosialisasi Ombudsman ke sekolah-sekolah, demi tercipta generasi yang sadar dan memahami bahaya maladministrasi, cikal bakal tindak pidana korupsi,” pungkas siswi kelas XI MIPA tersebut. (Rep/ Ft: Taufik)

Previous Kamad: Rakor Sinkronisasi Sarana Mensinergikan Program Kerja Ekskul
Next Tunas Banua Lolos Kurasi Festival Teater Pelajar Tingkat Nasional

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.