Hari Kedua UNBK, Ujian Matematika Lebih Menegangkan


Banjarmasin – MAN 2 Model. Sejumlah peserta didik Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Model Banjarmasin mengaku lebih tegang saat mengerjakan soal mata pelajaran Matematika yang diujikan di hari kedua Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), Selasa (11/04/17).

Sejumlah siswa mengaku, mata pelajaran Matematika masih dianggap sebagai momok oleh sebagian mereka. Imildasari contohnya, Matematika dianggapnya sebagai mata pelajaran yang menakutkan di UNBK. “Iya Matematika, momoknya rata-rata para siswa itu. Soalnya hitungan semua, susah-susah pula,” kata siswi kelas XII IIK tersebut.

Meski menganggap soal yang diberikan sulit dikerjakan, tetapi soal tersebut masih ada kemiripan dengan soal ketika Simulasi dan Try Out (TO). “Masih, materinya gak beda jauh kok sama soal TO kemarin. Jadi lumayan terbantu,” tambahnya.

Sama halnya dengan Imilda, siswa kelas XII IBB Muhammad Ihsan Kamil menganggap soal Matematika adalah soal tersulit. “Iya susah, lebih susah dari UM (Ujian Madrasah) malah. Tapi ya gak jauh banget sih,” katanya ketika ditemui usai melaksanakan ujian sesi 2.

Ia mengatakan jika waktu 120 menit yang diberikan masih sangat kurang. “Kurang banget. 3 jam deh bila perlu, eh kayaknya kurang juga 3 jam,” katanya sambil tertawa.

Meski demikian, baik Imilda maupun Ihsan mengaku pengerjaan soal dengan UNBK lebih simpel dan mudah. “Lebih hemat waktu karena tidak lagi harus melingkari Lembar Jawaban Komputer (LJK). Dengan UNBK, saya hanya tinggal memilih jawaban di layar komputer,” tutur Imilda. “Nyaman dan hemat waktu, kami bisa menghitung dengan teliti. Saya mengerjakan corat-coret di kertas dulu baru klik memilih pilihannya,” papar Ihsan mengamini.

Sementara Wakil Kepala Madrasah Bidang Humas, Hasbi Wayhie membenarkan anggapan siswa tersebut. Pada UNBK hari kedua ia melihat ada perbedaan pada siswanya. “Mereka lebih tegang sebelum dan saat mengerjakan soal yang diujikan,” beber Hasbi.

Hasbi menuturkan, sebelumnya UNBK Bahasa Indonesia, anak-anak lebih cepat keluar kelas. Tetapi saat Matematika, hampir seluruh siswa keluar pada saat detik terakhir. “Kalau Bahasa Indonesia sebelumnya, anak-anak cepat keluar. Tapi hari ini Matematika tidak. Semua telat, bahkan detik terakhir baru selesai,” ujarnya.

Pihak madrasah, lanjut Hasbi selalu mewanti-wanti dan memotivasi para siswa agar tetap mengikuti UNBK secara santai dan tidak terlalu tegang, apalagi terburu-buru mengerjakan soal yang diujikan. (Rep/ Ft: Taufik).

Previous UNBK di MAN 2 Model Banjarmasin Berjalan Lancar
Next Widyaiswara: Tingkatkan Profesionalitas Guru Melalui PTK

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.