Jurnalis: Jadilah Jurnalis Beretika dan Berhati Nurani


Banjarmasin – MAN 2 Model. Maman Suherman yang dikenal sebagai “Sang Notulen” dalam acara Indonesia Lawak Klub (ILK) di salah stasiun televise swasta mengatakan untuk para jurnalis yang bergelut di media cetak atau dunia online harus paham terkait kode etik seorang jurnalis.

“Jadilah jurnalis yang punya hati nurani dan beretika tinggi,” ujarnya saat memberikan materi pada Seminar Nasional Jurnalistik dalam rangkaian Pekan Jurnalistik II yang diadakan Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Lentera Universitas Islam Kalimantan (UNISKA) Muhammad Arsyad Al-Banjari (MAB) Banjarmasin, Rabu (26/07/17) di Aula Graha Abdi Persada Banjarmasin.

Di kesempatan tersebut, Maman Suherman atau akrab disapa Kang Maman mengatakan seorang jurnalis harus memahami kode etik jurnalistik. “Hal terpenting yang perlu dipahami oleh seorang jurnalis adalah jurnalistik verifikasi.

Jurnalis hanya memberikan informasi dari berbagai narasumber yang akurat dan biarkan masyarakat yang menilai. Lebih lanjut, penulis dan Eks Pimpinan Redaksi Kompas Group tersebut mengimbau kepada seluruh jurnalis media baik cetak, elektronik maupun online agar menulis untuk kebenaran. “Berita dianggap sempurna jika berpihak pada kebenaran dan obyektif,” tuturnya.

Di akhir sesinya, Kang Maman menyampaikan beberapa tips untuk menjadi jurnalis yang andal dan terpercaya. Menurutnya bukan hanya 5W+1H saja yang harus dimiliki dan diketahui para jurnalis, tetapi ada 5 hal penting yang membedakan mana jurnalis sesungguhnya dan mana jurnalis abal-abal alias produk media sosial. Maman menamainya: 5R. “5R yang dimaksud adalah Read (membaca), Research (riset), Reliable (terpercaya), Reflecting (refleksi) dan (W)right atau benar,” jelas alumni jurusan Kriminologi itu.

Seminar bertema “Semua Bisa Jadi Jurnalis” tersebut dipandu oleh Nureza Hasanah, Presenter Duta TV dan dihadiri Perwakilan Gubernur Kalsel, Pembina LPM Lentera Uniska, Pimpinan Umum LPM Lentera, para jurnalis cetak dan elektronik, mahasiswa, pembina jurnalistik sekolah/ madrasah, dan perwakilan siswa.

Salah seorang peserta siswa MAN 2 Model, Nur Annisa Aghnia mengaku kegiatan seminar yang diikutinya tersebut bisa menumbuhkan semangat menulis bagi dirinya yang saat ini aktif di ekstra kurikuler Jurnalistik. “Selain bisa meningkatkan wawasan dan pengetahuan di bidang jurnalistik, saya lebih termotivasi dalam mengungkapkan kreatifitas dan ide-ide cemerlang,” pungkas siswi kelas XI MIA 1 tersebut. (Rep/ Ft: Taufik)

Previous MAN 2 Model Dipastikan Ramaikan Ekspo Madrasah Nasional 2017
Next Dua Jurnalis Kenalkan Jurnalistik Televisi dan Investigasi

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.