Ka.Kanwil: Dorong Pengembangan Karya Tulis Ilmiah di Madrasah


Banjarmasin – MAN 2 Model. Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan, Drs. H. Noor Fahmi, MM mendorong agar masing-masing satuan pendidikan di bawah Kemenag untuk mengembangkan pembinaan Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) bagi para peserta didik di madrasah.

“Walaupun KTI itu termasuk program ekstra kurikuler namun kegiatan ini mampu meningkatkan keterampilan, wawasan serta kemampuan dan kualitas siswa didik,” ungkap Ka.Kanwil saat memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan Workshop Penyegaran Implementasi Kurikulum 2013 bagi Guru dan Pengawas se-Kalimantan Selatan, di Aula PSBB MAN 2 Model Banjarmasin, Selasa (12/09/17).

Sebelumnya, Ka.Kanwil mengungkapkan keprihatinannya karena selama beberapa tahun terakhir Provinsi Kalsel selalu kalah bersaing dengan daerah lain di bidang Lomba Karya Tulis Ilmiah tingkat Nasional. “Bahkan dengan provinsi Kaltim atau Kalteng, kita masih belum mampu meloloskan siswa di ajang LKTI Nasional,” ujar Ka.Kanwil.

Ka.Kanwil berharap ke depan pihak-pihak terkait mengadakan seleksi LKTI secara berjenjang mulai dari tingkat Kota/ Kabupaten hingga Provinsi sebagaimana seleksi Ajang Kompetisi Seni dan Olahraga Madrasah (AKSIOMA) dan Kompetisi Sains Madrasah (KSM).

“Saya yakin kualitas dan kemampuan para siswa madrasah di Kalsel tidak dapat dinilai rendah. Bahkan sebagian madrasah sudah mampu bersaing dan mengalahkan sekolah pendidikan umum yang dinilai rata-rata berkompeten,” tambah Ka.Kanwil.

Dia mengharapkan madrasah dapat mencetak generasi yang unggul di bidang sains, teknologi maupun iman dan taqwa (Imtaq), sehingga visi dan misi madrasah untuk meningkatkan SDM yang unggul dapat tercapai.

Salah seorang peserta dari MAN 2 Model Abdul Rasid menyambut positif arahan dari Kepala Kanwil Kemenag Kalsel agar LKTI bisa dilaksanakan secara selektif. “Ini angin segar bagi madrasah yang ada di Kalsel agar bisa menyiapkan siswanya sejak dini mengikuti LKTI tingkat Nasional,” ungkap guru Ekonomi tersebut.

Workshop Penyegaran Implementasi Kurikulum 2013 bagi guru dan pengawas sendiri dilaksanakan Bidang Pendidikan Madrasah (Penmad) Kanwil Kemenag Prov. Kalsel selama 2 hari, sejak tanggal 12 s.d 13 September 2017.

Kegiatan diikuti 26 tenaga pendidik Madrasah Aliyah, 3 orang pengawas, 10 orang Kepala MA se-Kota Banjarmasin dan satu Kasi Penmad Kemenag Kota Banjarmasin (Rep/ Ft: Taufik).

Previous Songsong FTRN di Yogyakarta, Teater Tunas Banua Gelar Pentas Pamit
Next Dua Siswa MAN 2 Model Finalis 20 Besar Zetizen National Challege New Zealand 2017

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.