Ratusan Siswa Manda Ikuti Sholat Gerhana di Masjid Raya


Ratusan peserta didik MAN 2 Model (Manda) Banjarmasin bersama ribuan jamaah baik laki-laki maupun perempuan khusuk mengikuti shalat gerhana matahari (shalat kusuf) di ruang induk dan halaman Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin, Rabu (09/03/16).

Shalat gerhana tersebut dilaksanakan tepat pukul 07.23 Wita dan diimami KH. Husin Nafarin, Lc., MA. Sebelum shalat gerhana dimulai, Husin Nafarin mengingatkan tata cara shalat gerhana, sebagaimana dicontohkan Nabi Muhammad SAW.

Dalam uraiannya, cara shalat gerhana agak berbeda dengan shalat 5 waktu, di mana setelah ruku dan I’tidal tidak langsung sujud, namun tetap berdiri dengan membaca surat Al-Fatihan dan surat pendek, baru ruku, i’tidal lalu sujud. Shalat gerhana tersebut dilaksanakan dua rakaat, dengan empat kali ruku.

“Gerhana ini salah satu tanda kebesaran Allah SWT, semoga hal ini bisa lebih meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita semua,” katanya sambil menyitir Al-Qur’an surah Ali Imran (3) ayat 190-191.

Usia pelaksanaan shalat gerhana, dilanjutkan dengan khutbah yang disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan, Drs.H. Muhammad Tambrin, M.M.Pd. Dalam wasiatnya, Kakanwil mengungkapkan fenomena alam ini merupakan bentuk keagungan dari Allah SWT yang dapat mempertebal keimanan.

“Kita bersyukur sekali dapat melihat kejadian langka ini sekaligus melaksanakan shalat gerhana matahari. Fenomena ini menunjukkan kekuasaan Allah SWT, bahwa jagad raya ada yang mengendalikan dan tunduk kepada-Nya,” ujar Kakanwil.

Salah satu peserta didik Manda, Marhaban mengaku baru mengerti dan tahu tata cara pelaksanaan shalat gerhana matahari yang jarang sekali terjadi tersebut. ““Selaku umat muslim, mestinya kita bersyukur serta bertawakkal kepada Yang Maha Kuasa telah memperlihatkan kekuasaan-Nya kepada kita semua,” ungkap Marhaban ketika ditemui usai kegiatan.

Gerhana matahari total melewati beberapa lokasi di Indonesia di antaranya Sumatera Selatan, Sulawesi Tengah dan Maluku Utara. Sedangkan untuk Kota Banjarmasin warga hanya dapat menyaksikan gerhana matahari sebagian atau parsial. (Rep/ Ft : Taufik)

Previous Habib Idrus Pimpin Shalat Hajat Jelang UAMBN
Next Kakanwil Monitoring UAMBN Hari Pertama

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.