Sarana Evaluasi, Teater Tunas Banua Gelar Pentas Pamit


Banjarmasin (MAN 2 Model) – Sebagai ajang ujicoba dan evaluasi sebelum berangkat menuju Festival Teater Pelajar (FTP) Tingkat Nasional ke-6 yang diadakan Teater Sendratasik Universitas Negeri Surabaya (UNESA) Jawa Timur, grup teater Tunas Banua Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Model Banjarmasin menggelar Pentas Pamit di Balairung Sari Taman Budaya Kalsel, Selasa (16/10/18) petang hingga malam.

Kegiatan dihadiri Kepala MAN 2 Model, Pembina Teater Tunas Banua, sejumlah seniman, dewan guru, mahasiswa dan siswa-siswi MAN 2 Model.

Disambutannya, Kepala MAN 2 Model Riduansyah, M.Pd memberikan apresiasi kepada sejumlah pihak yang terlibat dan turut mendukung terselenggaranya Pentas Pamit Teater Tunas Banua.

“Pihak madrasah akan berupaya mendorong setiap kegiatan yang bertujuan mengasah potensi dan prestasi anak didik, termasuk melalui ajang teater,” tutur Kamad.

Riduansyah berharap pentas pamit bisa dijadikan ajang evaluasi dan koreksi sebelum tampil di tingkat Nasional. “Dari pentas ini, kami mohon masukan dan evaluasi. Semoga Teater Tunas Banua bisa memberikan yang terbaik guna mengharumkan nama MAN 2 Model dan Provinsi Kalsel,” pungkasnya.

Dikesempatan yang sama, Sutradara sekaligus pelatih Teater Tunas Banua, Riza Rahim mengungkapkan, di Pentas Pamit mereka menampilkan naskah berjudul “Cinta Tanah Air” yang akan dipentaskan di ajang Nasional. “Pentas ini jadi ajang pemanasan bagi kami, sekaligus kami memohon doa dan dukungan seluruh masyarakat untuk kesuksesan kami berlaga di tingkat Nasional,” ungkapnya.

Riza Rahim menuturkan naskah berjudul “Cinta Tanah Air” secara sederhana bertujuan menanamkan jiwa patriotisme dan semangat kecintaan kepada tanah air. Mengingat tanggal 28 Oktober diperingati hari Sumpah Pemuda, tanggal 22 Oktober hari Santri dan 10 November hari Pahlawan.

“Pementasan ini berupaya mendorong generasi muda untuk mensyukuri anugerah kemerdekaan, dengan mengenang jasa para pahlawan yang telah berkorban demi membela bangsa dan tanah air Indonesia,” tutup Riza.

Di Pentas Pamit, tim produksi menampilkan enam orang aktor siswa siswi anggota Teater Tunas Banua MAN 2 Model yakni M. Nabil Al-Ghazali berperan sebagai Tuan Guru, Wahyu Hadi Fitrianto berperan sebagai Pemberontak, Ahmad Randy Al Mugni Fauzi sebagai Gus Harun, Rifqi Maulana sebagai Letnan Mahfudz, Laila sebagai Dayah, dan Dian May Syifa sebagai Fatimah.

Bertindak sebagai crew, M. Nasywa Aldair, M.Zaini dan Nikmah Adilla, dibantu Penata Artistik, Muhammad Rudi Maulana, Penata Musik A.Randy Al Mugni Fauzi, Penata Lampu M.Nasywa Aldair dan M.Zaini serta Penata Make up/ Kustom: Laila dan Sutrisno.

Festival Teater Pelajar (FTP) Tingkat Nasional ke-6 sendiri akan digelar pada 23 s.d 26 Oktober 2018 bertempat di Universitas Negeri Surabaya (UNESA) Jawa Timur. Teater Tunas Banua MAN 2 Model adalah satu-satunya peserta yang lulus kurasi mewakili Provinsi Kalimantan Selatan. (Rep/ Ft: Taufik)

Previous Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Mahad At-Tanwir Kunjungi MAN 2 Kota Malang
Next Hari Terakhir UNBK, Penyelenggara UNBK Diwajibkan Isi Angket

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.