Sebelum Laga Nasional, Tunas Banua Gelar Pentas Pamit


Sebelum berangkat menuju pentas Festival Drama Pelajar Tingkat Nasional Teater Gema di Universitas PGRI Semarang Jawa Tengah, Grup Teater  “Tunas Banua” Madrasah Aliyah Negeri 2 Model (Manda) Banjarmasin menggelar pentas pamit di Balairung Sari Taman Budaya Kalsel, Rabu (26/04/16) pukul 16.00 dan 20.00 Wita.

Ketua Teater Tunas Banua, Arga Wahyudi mengungkapkan pada pentas pamit tersebut mereka menampilkan drama berjudul RT 0 RW 0 karya Iwan Simatupang dengan Sutradara Riza Rahim. Dia menambahkan, Tunas Banua menggelar pentas tersebut dengan maksud agar masyarakat khususnya pegiat seni di banua bisa lebih dulu menyaksikan sebelum dipentaskan di ajang Nasional. “Pentas ini jadi ajang pemanasan bagi kami, sekaligus kami memohon doa dan dukungan seluruh masyarakat untuk kesuksesan kami berlaga di tingkat Nasional,” ungkapnya.

Sementara itu, Riza Rahim Sutradara Teater menuturkan bahwa naskah RT 0 RW 0 adalah naskah asli karya Iwan Simatupang yang menceritakan bagaimana kehidupan mereka yang tak memiliki tempat tinggal tetap beserta konflik-konflik yang menyelimutinya.

Dua rumah gubuk yang terletak di kolong jembatan, tambah Reza, menjadi tempat tinggal bagi para gelandangan. Seorang kakek, dua orang laki-laki dan dua perempuan tinggal meski tak ada hubungan darah di antara mereka, namun mereka saling memiliki. “Dari rumah itulah berbagai masalah muncul mulai dari masalah pekerjaan hingga percintaan,” jelas Riza.

Riza menambahkan, dalam pentas pamit tersebut para aktor memainkan perannya dengan cukup apik dalam durasi satu setengah jam. Meski tergolong pemain baru, delapan aktor yang terdiri dari siswa-siswi Manda cukup sukses mendalami karakternya masing-masing.

Terlepas dari segala kekurangan, Riza mengaku merasa bangga atas kerja keras anak didiknya. Sebagai pemula, ia merasa pementasan tersebut luar biasa. “Kemampuan para aktor seharusnya bisa lebih baik daripada sekarang namun saya tetap merasa bangga atas karya mereka,” pungkasnya.

Meskipun belum mendapatkan bantuan dana dari pemerintah daerah, dirinya berharap dana yang terkumpul dalam pentas pamit bisa membantu biaya akomodasi untuk hadir dalam kegiatan yang rencananya berlangsung dari 09 s.d 15 Mei mendatang. (Rep/Ft:Taufik)

Previous Gudep MAN 2 Model Raih 3 Tropy Kejuaraan UNISKA
Next Guru Harus Manfaatkan Digital Learning

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.