Siswa MAN 2 Model Banjarmasin Ikuti Seminar Kebangsaan


Sekitar 300 siswa siswi MAN 2 Model (Manda) Banjarmasin bersama siswa beberapa SMA/ SMK Se-Kota Banjarmasin mengikuti Seminar Kebangsaan dengan tema “Islam bukan Pembeda dan Pelajar sebagai Pemersatu”, Selasa (02/02/16) di Aula Manda  Jl. Pramuka Komplek Semanda Banjarmasin.

Kegiatan ini dilaksanakan Pengurus Wilayah Pelajar Islam Indonesia (PII) Provinsi Kalimantan Selatan, dengan menghadirkan keynote speaker yakni H. Ibnu Sina, S.Pi, M.Si. yang merupakan Walikota Terpilih Kota Banjarmasin, Ustadz Chairani Ideris  Ketua Perhimpunan Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia dan Hasan Ismail S.Far,.Apt,. MM Ketua DPD KNPI Kalimantan Selatan.

Acara dihadiri dan dibuka secara resmi Ir. Tarmizi A. Karim M.Sc selaku PJ Gubernur Kalimantan Selatan.  Di hadapan peserta, Tarmizi mengatakan dalam dekade ini organisasi pelajar atau pemuda mempunyai peranan dalam membina karakter generasi bangsa.

“Tantangan pelajar ke depan semakin berat, sehingga pelajar harus terus mengembangkan diri dalam meningkatkan sumber daya manusia Indonesia,” tuturnya. Ia juga mengatakan perlunya para pelajar meningkatkan kewaspadaan terhadap aliran dan paham yang dapat mengancam keselamatan NKRI, seperti kelompok ISIS.

Sementara itu, Walikota Banjarmasin Terpilih, H. Ibnu Sina, S.Pi, M.Si dalam pemaparannya mengungkapkan  Negara Indonesia yang memiliki penduduk yang banyak dengan ragam budaya dan agama yang dianut masyarakatnya sangat rawan terjadi konflik.

Ibnu Sina juga mengajak para siswa dan kader PII untuk menjaga NKRI dengan hidup harmonis antar sesama umat beragama dengan tidak bergabung dengan paham-paham radikal. “Kita seharusnya menjaga NKRI dengan menjalin harmonisasi antara umat beragama,” katanya.

Selanjutnya, Ustadz Chairani Ideris, selaku Ketua Perhimpunan Keluarga Besar PII Kalsel menekankan pentingnya nilai-nilai patriotisme guna mencapai kesatuan bangsa. “Sudah semestinya sebagai generasi muda mengetahui pentingnya cinta terhadap bangsa dan tanah air Indonesia yang akhir-akhir ini mulai memudar. Selalu menghayati arti dan cita-cita perjuangan para pendahulu kita,” kata Chairani.

Pada sesi penutup,  Hasan Ismail S.Far,.Apt,. MM selaku Ketua DPD KNPI Kalimantan Selatan mengungkapkan pelajar dan pemuda memiliki peranan yang penting sebagai alat pemersatu bangsa. Di pundaknya tersimpan harapan besar untuk memimpin bangsa di masa depan.

“Pemuda Indonesia harusnya memiliki karakter yang kuat, memiliki komitmen pembelajaran, konsentrasi, fokus, taat pada aturan, berwawasan, jujur dan memiliki integritas sebagai jati diri bangsa,” pungkasnya.

Selain pemaparan dari tiga nara sumber, seminar dimeriahkan melalui dialog interaktif yang menjadi kesempatan bagi peserta untuk mengajukan pertanyaan. Sesi inipun disambut antusias peserta yang ingin bertanya.

Ditemui usai kegiatan, Mutamtami, salah seorang siswa Manda mengaku melalui kegiatan ini dirinya mendapatkan ilmu tentang wawasan kebangsaan. “Iya kegiatannya bagus. Semoga kami bisa jadi pelajar yang tangguh, patriotis dan punya identitas kebangsaan yang kokoh dan bermartabat,” singkatnya. (Rep/ Ft: Taufik)

Previous MAN 2 Model Banjarmasin Dipastikan Melaksanakan UNBK
Next Persiapkan Karnaval Budaya, Manda Gelar Rapat

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.