Walikota: Generasi Muda Waspada Bahaya Narkoba


Banjarmasin – MAN 2 Model. Walikota Banjarmasin Ibnu Sina mengatakan penting untuk memberikan kesadaran dan pencerahan kepada masyarakat khususnya generasi muda untuk lebih waspada terhadap akibat yang ditimbulkan narkotika dan zat-zat berbahaya lainnya.

Walikota menambahkan bahwa upaya penanggulangan yang dilakukan tidak hanya cukup dilakukan oleh BNNK saja, tapi perlu dukungan dari semua pihak, tak terkecuali dari kalangan pelajar daerah ini dan masyarakat.

“Salah satu upaya pencegahan narkoba dengan mengarahkan generasi muda pada kegiatan-kegiatan positif di bidang olahraga maupun seni,” ujarnya saat membuka peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Tahun 2017 yang diselenggaraan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Banjarmasin di Aula Kayuh Baimbai Pemko Banjarmasin, Kamis (13/07/17).

Walikota Banjarmasin juga menyampaikan apresiasi kepada BNN Kota Banjarmasin dan semua pihak yang memprakarsai berbagai upaya penanggulangan napza di Kota Banjarmasin.

Pada peringatan Hari Anti Narkotika Internasional tersebut perwakilan Nanang dan Galuh Banjar turut membacakan Ikrar Anti Narkoba dan dilakukan Penyerahan Piagam Penghargaan kepada instansi, lembaga dan media yang mendukung program Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di Kota Banjarmasin.

Hadir pada acara tersebut Kepala BNN Kota Banjarmasin AKBP. H. Ilyas, Kepala Kejaksaan Negeri Banjarmasin, Komandan Korem101/Antasari, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Banjarmasin, FKPD dan Instansi Vertikal, SKPD terkait Pemerintah Kota Banjarmasin, Perwakilan Sekolah Tingkat SMP dan SMA/Sederajat Se Kota Banjarmasin.

Usai kegiatan, salah seorang peserta dari MAN 2 Model Hasbi Wayhie, M.Pd mengungkapkan pentingnya upaya pencegahan narkoba berbasis komunitas sekolah, mulai dari teman sebaya hingga ke tenaga pendidik dan kependidikan.

“Seorang guru dapat menyelipkan bahasan mengenai bahaya narkoba, sosialisasi bekerjasama dengan pihak eksternal sekolah, misalnya BNN Kota atau Kabupaten,” jelasnya.

Dikatakan Hasbi, kegiatan intrakurikuler maupun ekstrakurikuler di sekolah harus lebih giat dilaksanakan, sehingga mengarahkan peserta didik pada kegiatan-kegiatan yang bersifat positif. “Dan mereka bisa terhindarkan dari penggunaan narkoba,” pungkasnya. (Rep/ Ft: Taufik)

Previous Siswa MAN 2 Model Sumbang Empat Medali AKSIOMA
Next Kamad : Guru Pamong Dapat Berkolaborasi dengan Mahasiswa PPL

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.