Tersebab Kita Punya Potensi (Catatan di Hari Pertama Ekspo Madrasah Nasional 2017)


Oleh : Akhmad Hasbi Wayhie, M.Pd. (Wakamad Humas)

Mengamati fenomena kegiatan Ekspo Madrasah Nasional 2017 yang berlangsung semarak di Jogyakarta, kiranya kita dapat mengambil satu keputusan bahwa untuk ekspo-ekspo madrasah tingakat nasional pada kurun waktu berikutnya mari bersepakat bersama bahwa kita-MAN 2 Model Banjarmasin- bertekad tetap akan ikut aktif berpartisipasi pada ajang ini. Mengingat, terlalu banyak hal-ikhwal yang dapat diperoleh melalui event bergengsi ini. Atau setidaknya melalui event ini kita dapat menentukan dan mengukur kadar kapasitas marwah madrasah kita.
Dengan adanya studi perbandingan tersebut, paling tidak hal ini akan sedikit mengurangi rasa ‘pa iyanya’ atau merasa paling paling paharatnya yang pada ke-ujungan-nya hanya akan melabelkan kita seperti pribahasa laksana katak dalam tempurung.
Pastinya kita tidak ingin seperti demikian, boleh jadi dalam ruang lingkup yang lebih kecil-lingkup sabanua maksudnya-madrasah yang kita cintai ini masih punya derajat kehormatan pada level strata bagian atas kalaupun tidak ingin disebut berada pada posisi puncak.
Namun, ketika terkumpul pada satu titik tempat dengan jumlah tiga puluh empat madrasah se-Nusantara yang memang desain untuk unjuk pesona prestasi dan potensi, barangkali di sinilah kita harus sadar dan menyadari bahwasanya kita memang bukan madrasah segalanya.
Pada ajang inilah, kita dapat menyaksikan betapa madrasah lain ternyata mereka berlari dan terus berlari dalam hal pencapaian kemajuan. Bukan dalam artian menyatakan madrasah kita tidak berbenah diri. Kemajuan demi kemajuan juga terus-terusan kita raih. Akan tetapi, capain sedemikian kita peroleh sambil sesekali berjalan. Kalaupun juga berlari, kita adakalanya lebih suka tengok kiri-tengok kanan. Akibatnya, kecepatan lari tidak maksimal. Terlalu banyak arah yang dipandang sehingga pada takaran tertentu kita malah gagal fokus.
Sekali lagi, saya tidak menyatakan madrasah kita kalah bersaing. sama sekali tidak. Agar tidak terjadi kesalahpahaman, izinkan saya mengilustrasikan hal tersebut dengan hasil penelusuran data hasil observasi dari pameran Ekspo Madrasah 2017 ini.
Berseberangan langsung dengan Stand Kementriaan Agama Pusat, salah satu MAN peserta ekspo memerkan teknologi robotik mereka dengan sebutan ROBOT LINE FOLLOWER hasil kreatif anak didik mereka. Pada stand yang lain, masih pada tingkatan Aliyah, teknologi ROKET AIR menjadi produksi unggulan di stand itu. Tentu akan banyak hal lain yang dapat diceritakan terkait dengan kemajuan di bidang lain. Namun, dua stand itu saya pikir cukup guna mengukur keberadaan madrasah kita pada ranah se-nusantara.
Inilah yang saya maksud, kita bukannya tidak berevolusi dalam pencapaian kemajuan. Pada bidang yang sama, kita punya kemajuan. Bukti ril, pada saat ini, kita sudah melakukan penandatanganan MoU dengan Politeknik Negeri terkait pengembangan robotik. Jika hal ini diseriusi oleh semua pihak. Artinya dalam kurun waktu satu tahun paling tidak, anak-anak didik kita juga akan menguasai teknologi robotika seperti anak didik pada MAN yang yang saya contohkan di atas. Artinya lagi, pada tahun akan datang kita dapat memarkan teknologi robotic-entah dengan nama apa nantinya- pada Ekspo Madrasah Nasional. Membanggakan? Sudah tentu.
Jadi, sebutlah ini hanya persolan waktu. Bukan persoalan kualitas Sumber Daya Manusianya ataupun persoalan Sumber Daya Finansialnya. Kedua sumber daya itu kita punya. Potensi yang dimiliki lebih dari memadai. Prospek ke depan terbentang luas. Tinggal, ternyata kita masih lebih suka berjalan. Lebih suka menikmati hasil cipta daripada mencoba mencipta.
Sekarang apa yang terpenting? Kalau kita punya kaki yang didesain memang mampu untuk berlari, ayo…mari berlari dan berlari teruslah berlari. Sesekali jatuh, mari terus bangkit untuk berlari kembali. Tersebab apa? Tersebab kita punya potensi. Kita punya harapan untuk berdiri pada posisi yang sejajar dengan Madrasah Aliyah lainnya dalam cakupan se-Nusantara.Percayalah! Gimana Pak Taufik dan Pak Zainal?

Previous Kunjungan Bu Menteri Buat Bangga Stand Kalsel
Next Angkat Isu Sentral Boarding, Bersama MAN 2 Jogyakarta

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.