Kamad: Jadikan PPL Sebagai Pengalaman Paling Berharga


Banjarmasin (MAN 2 Model) – Jadikan kegiatan PPL sebagai pengalaman yang berharga untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas, sehingga benar-benar menjadi pendidik yang profesional yang siap mengabdikan diri pada dunia pendidikan.

Hal tersebut antara lain yang disampaikan Kepala MAN 2 Model Banjarmasin Riduansyah, M.Pd, saat penyerahan kembali 20 orang mahasiswa Program Pengalaman Lapangan (PPL) Program S1 Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarmasin, Sabtu (22/09/18) di ruang belajar PSBB MAN 2 Model.

Secara khusus, Kamad mengimbau kepada para mahasiswa yang telah menyelesaikan PPL di MAN 2 Model agar benar-benar membekali dirinya untuk menjadi guru yang profesional dan berwawasan visioner di masa depan.

“Miliki kompetensi yang memadai, baik secara pedagogis, kepribadian, sosial ataupun profesional, karena ilmu pengetahuan bersifat dinamis dan terus berubah sesuai perkembangan peradaban manusia,” tambah Kamad.

Sementara Supervisor PPL, Raihanah, M.Ag dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada pihak madrasah, khususnya Guru Pamong yang selama ini dengan sepenuh hati memberikan bimbingan dan arahan kepada mahasiswa PPL. “Tentu sebagai manusia, mahasiswa PPL tidak terlepas dari salah dan dosa, untuk itu kami sampaikan permohonan maaf,” ucapnya.

Dengan berakhirnya masa PPL selama 2 bulan, Raihanah berharap agar pengalaman yang didapat selama ini bisa dijadikan pelajaran yang bisa dikembangkan. Sebagai calon guru pada prinsipnya harus tetap belajar dan konsisten dengan ilmu karena ilmu pengetahuan sangat penting bagi seorang guru.

Raihanah menjelaskan mahasiswa FTK UIN Antasari yang melaksanakan praktek PPL berjumlah 20 orang, berasal dari Jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI) sebanyak lima orang, Jurusan Pendidikan Bahasa Arab (PBA) tiga orang, Tadris Bahasa Inggris (TBI) empat orang, Pendidikan Matematika (PMTK) lima orang, Kependidikan Islam/ Bimbingan Konseling Islam (KI-BKI) dua orang, dan Kependidikan Islam/ Manajemen Pendidikan Islam (KI-MPI) satu orang.

Pelaksanaan PPL sendiri dimulai 23 Juli s.d 22 September 2018 dengan rincian masing-masing praktikan terdiri 12 kali pertemuan, dengan 10 kali pertemuan tatap muka, satu kali middle tes dan satu kali final test. (Rep/ Ft : Taufik)

Previous Keterampilan Otomotif Buka Layanan Servis Gratis
Next MAN 2 Model Sambut Kunjungan Studi Banding MAN Barito Selatan

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.