Teater Tunas Banua Siap Pentaskan Nyonya dan Nyonya


Yogyakarta – MAN 2 Model. Grup Teater Tunas Banua Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Model Banjarmasin akan menampilkan sebuah pementasan yang diadaptasi dari naskah berjudul “Nyonya dan Nyonya” (NN) karya Motinggo Busye, pada Festival Teater Remaja Nusantara (FTRN) ke-3.

Sutradara Teater Tunas Banua, Riza Rahim mengungkapkan bahwa naskah NN sengaja disuguhkan agar penonton bisa memasuki dunia seorang pejabat kaya raya dengan sepenggal kisah hidupnya yang berakhir tragis.

“Melalui drama ini kami ingin mengajak penonton untuk menertawakan hati kecil para koruptor yang sebenarnya dihantui perasaan bersalah walaupun mereka hidup berlimpah harta,” ujarnya jelang penampilan grup teater Tunas Banua di lomba yang digelar Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Teater Fakultas Seni Pertunjukan (FSP) Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta di Gedung Auditorium Jurusan Teater FSP ISI, Rabu (20/09/17) mendatang.

Sementara Pembina Teater Sutrisno, S.Pd menjelaskan untuk pentas naskah NN, pihaknya menyiapkan pemain yang terdiri dari M. Fikri Haikal yang berperan sebagai Tuan Tabrin, Najimatul Hawa sebagai Nyonya Tabrin, Sri Adha sebagai Samirah, Nuril Maghriza sebagai Sopinah dan Anisa Izzati sebagai Polisi.

Untuk tim produksi terdiri dari Pimpinan Produksi Nurul Azizah, Stage Manager Wahyu Hadi, Penata Artistik M. Pauzan, Penata Musik Rika Amalia, Penata Lampu Ningsih dan Penata Make Up/ Kostum Febriana Salsabela. “Meski persiapan terbilang singkat, kami berharap pementasan berjalan lancar dan semua penonton bisa terhibur,” tutupnya.

Salah seorang actor M. Fikri Haikal ketika ditemui mengaku gugup karena selain baru pertama kali tampil di pentas kaliber nasional, ia dan kawan-kawan juga membawa nama baik daerah. “Ada beban yang saya rasakan karena mempertaruhkan gengsi dan nama provinsi Kalsel,” tuturnya.

Meski demikian, Haikal mengaku menikmati pengalaman pertamanya bermain teater level Nusantara. “Ini pengalaman pertama. Semoga perjalanan ini bisa menjadi sejarah bagi diri saya pribadi untuk berkiprah di dunia seni peran selanjutnya,” kata siswa kelas XII IPS 1 tersebut.

Hingga berita ini ditulis Selasa (19/09/17), Sutradara, tim kru dan para pemain terus melakukan berbagai persiapan jelang pentas drama antara lain dengan melakukan orientasi panggung, setting dan dekorasi, dan pendalaman karakter bagi setiap aktor dan aktris. (Rep/ Ft : Taufik)

Previous Dekan FSP : Cerdaskan Kehidupan Bangsa Melalui Drama
Next Grup Teater Tunas Banua Sukses Pentaskan Nyonya dan Nyonya

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.